Arus Berita, Probolinggo – Kamis (20/08), Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo mengadakan pertemuan ke-tiga bersama petugas sensus ekonomi se Kota Probolinggo di Warung Joglo, jalan jendral sudirman no 11. Acara yang dihadiri oleh 82 petugas sensus dan pegawai PPS ini bertujuan untuk evaluasi dan monitoring capaian dan kendala yang terjadi dilapangan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ibu Meiliya Tri Cahyaningrum, Ketua Tim Sensus Ekonomi 2026 BPS Kota Probolinggo, menkonsolidasikan kegiatan sensus yang berlangsung sampai 31 agustus mendatang. "Disini kami memonitoring capaian petugas sensus serta mencarikan solusi terkait kendala-kendala yang terjadi dilapangan agar sensus berjalan dengan baik," ujar Meiliya.
Beberapa kendala yang terjadi menurut pegawai sensus adalah karena warga tidak ada ditempat atau rumah kosong. Ada juga yang menolak di sensus dikarenakan kurangnya pemahaman warga terkait apa itu sensus. Solusi nya ada memberi pemahaman terlebih dahulu terkait sensus ekonomi ini. Dan untuk warga yang tidak ada ditempat saat pegawai sensus datang, tim sensus wajib mencoba mendatangi lagi di waktu yang lain.
Meiliya tetap optimis bahwa sensus ekonomi di Kota Probolinggo dapat terlaksana dengan baik dan selesai sesuai target waktu yang dicanangkan. Hasil sensus ini juga akan digunakan dasar pemerintah untuk merancang kebijakan ekonomi yang lebih baik serta sebagai dasar pengetahuan kondisi ekonomi nasional. (AL)

0 Comments