Arus Berita, Probolinggo – Musim penghujan adalah musim yang identik untuk petani menanam padi. Hal tersebut dikarenakan padi sangat membutuhkan banyak air saat proses penanaman, sehingga memiliki resiko gagal panen yang kecil pada saat air melimpah dimusim penghujan.
Namun demikian, tidak semua petani memutuskan menanam padi di musim penghujan kali ini. Abdul Latip, salah satu petani asal kelurahan mangunharjo, Kota Probolinggo, memutuskan untuk menanam jagung. "Iya pak, sawah saya tanami jagung sekarang," ujarnya kepada arusberita. Abdul Latip memilih menanam jagung dikarenakan dia tidak mau merubah sistem got air nya yang sudah dibentuk untuk menanam jagung, meneruskan dari penanaman sebelumnya.
"Got air sawah saya sudah model untuk nanam jagung pak. Kalau saya buat tanam padi, saya harus merubah model pengairan saya lagi. Jadi saya tetap tanam jagung saja," imbuhnya. Menurut Abdul Latip, memang butuh extra pengecekan berkala untuk sawah jagung dimusim penghujan seperti ini.
Selain itu, Abdul Latip juga mengatakan kalau harga jagung sekarang stabil. "Harga jagung stabil pak. InshaAllah saya masih dapat untung," tutupnya sambil tersenyum. Terpantau saat ini harga jagung kering stabil di angka 5600 sampai 5900 rupiah. Tidak ada penurunan yang drastis dari harga jagung sejak akhir tahun lalu. (AL)

0 Comments